Our History in Indonesia

20160213_150947-300x296Lewat Kapitel Jendral 2015, Dewan Kapitel memutuskan untuk membuka misi pertama BSMP di Indonesia. Maka pada tanggal 9 Maret 2015, Bruder Luke Angelo Ngalngola BSMP, diutus untuk misi tersebut.

Dengan suatu pesan dari Br. Anthony Bautista BSMP ( Superior General ), ”If the mission in Indonesia is the will of God, God will take care of it. But if not, you will coming back to philippines. Trust in God”. Dengan semangat ini, akhirnya Br. Luke Angelo, berani mengatakan “ya” untuk memulai karya di Indonesia tanpa dibekali satu sen pun dari kongregasi.

Br. Anthony Bautista, BSMP
Br. Anthony Bautista, BSMP

Pada tanggal 10 Maret 2015, Bruder Luke Angelo menginjakkan kakinya pertama kali di Keuskupan Bogor, tepatnya di Paroki Santo Andreas Ciluar dengan menempati rumah pinjaman dari keluarga Andreas Wuarbanaran. Sehari setelah itu, Bruder Luke Angelo, menemui Pastor Paroki Ciluar, Rd. Christophorus Pr. Sambutan yang diberikan oleh Romo Paroki Ciluar sangat positif. Beliau meminta Bruder Angelo untuk terlibat dalam kegiatan pastoral paroki. Umat paroki pun cukup hangat menyambut baik kehadiran BSMP di tengah – tengah mereka. Namun demikian, ada juga yang menolak kehadiran BSMP karena masih meragukan dan mempertanyakan tentang kongregasi tersebut.

Romo Christo Pr
Romo Christo Pr

Berkat konsistensi, kesetiaan, dan bantuan rahmat dari Tuhan, akhirnya Kongregasi BSMP diterima kehadirannya secara penuh oleh umat paroki St. Andreas Ciluar di parokinya.

Pada tanggal 20 Maret 2015, Bruder Luke Angelo menemui Bapak Uskup Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM untuk meminta berkarya di Keuskupan Bogor. Niat baik tersebut tidak langsung ditanggapi, tetapi beliau menghargai niat para bruder BSMP untuk berkarya di Keuskupan Bogor. Melihat niat baik para bruder BSMP, maka Bapak Uskup meminta Br Luke Angelo untuk melengkapi semua administrasi yang dibutuhkan keuskupan.

Meet the bishop
Meet the bishop

Akhirnya pada tanggal 18 Mei 2015, untuk kedua kalinya Bruder Luke Angelo menemui Bapak Uskup Paskalis Bruno, OFM dan secara resmi diberikan kesempatan untuk memulai misi Bruder BSMP dengan status ujicoba selama tiga bulan. Setelah mendapat ijin dari Bapak Uskup, Bruder Luke Angelo, memulai karya pertamanya yaitu menolong anak-anak terlantar. Akhirnya karya ini berkembang lebih luas lagi menjadi :

  1. Mengajar bahasa inggris di Sekolah Santa Theresia Depok.
  2. Mengajar bahasa inggris ke anak-anak pemulung di Cileungsi.
  3. Anggota Dewan Pastoral Paroki ( Seksi Panggilan) Santo Andreas Ciluar.
  4. Pendamping Legio Maria Paroki Santo Andreas Ciluar.
  5. Mengajar agama bagi anak-anak katolik yang bersekolah di sekolah negeri di Paroki Santo Andreas Ciluar.
  6. Melayani pembagian komuni pada setiap hari minggu di Paroki Santo Andreas Ciluar.
  7. Menampung dan merawat sebanyak sepuluh anak-anak dari keluarga kurang mampu.
  8. Mengunjungi orang-orang sakit dari rumah ke rumah.
  9. Mengunjungi para pemulung sebulan dua kali.
  10. Memberdayakan ibu-ibu pemulung di Cileungsi dengan memberikan keterampilan kerajinan tangan.
  11. Melayani doa dan pelayanan sabda bagi lingkungan dan kelompok kategorial
  12. Memberikan rekoleksi dan ret-ret bagi :
    • siswa-siswi SMP Santo Don Bosco Seruni Pondok Indah
    • siswa-siswi SD Santa Theresia Depok
    • kelompok koor Gratia Plena Keuskupan Bogor
    • WKRI Keuskupan Bogor.
  13. Kunjungan panti jompo sebulan sekali di Cilangkap.
  14. Mengisi kolom renungan pada buletin mingguan Paroki Santo Andreas

Pada tanggal 10 oktober 2015, untuk pertama kalinya Bruder Antony Bautista, Superior General, mengunjungi komunitas BSMP di Indonesia dan bersama Bruder Luke Angelo menemui Bapak Uskup Mgr. Paskalis OFM. Pertemuan ini membawa suatu harapan besar bagi para bruder BSMP untuk melanjutkan misi dan karya mereka di indonesia.

Selama kurang lebih satu tahun, Bruder BSMP berkarya di keuskupan bogor, sudah ada beberapa anak muda yang merasa terpanggil untuk bergabung dalam kongregasi. Adapun mereka adalah:

  1. Christian Victor berasal dari Singapura.
  2. Bonifasius Dicky Kurniawan dari Jakarta.
  3. Hendrikus dari Atambua.
  4. Darma Simbolon dari Sumatera Utara.
  5. Johanes Brian Timbuleng dari Manado.
  6. Lovel Caspar Woro dari Manado.
  7. Jintar Chandra Nainggola dari Sumatera Utara
  8. Gabriel Maing dari Flores.
  9. Berwardus Halawa dari Nias.

Dengan berjalannya waktu, para calon tersebut akhirnya banyak yang mengundurkan diri. Dan sampai saat ini, yang masih setia dalam panggilan menemani Bruder Luke Angelo untuk melanjutkan karya kasih bagi kaum miskin dan menderita adalah Jintar C. Nainggolan (Bruder Dionisius ) dan dua orang postulan yaitu Gabriel Maing beserta Berwardus Halawa.

Saat ini, kami para Bruder BSMP menempati lokasi di perumahan Griya Lembah Depok, Blok CF1 no. 5 per tanggal 1 Januari 2016. Sebagai pelindung komunitas kami di tempat ini adalah Bunda Teresa dari Kalkuta.

Para Bruder dan calon melanjutkan karya – karya yang telah dirintis oleh Bruder Luke Angelo dengan semangat dan spiritualitas Bunda Teresa dari Kalkuta. Dengan satu harapan bahwa semua karya pelayanan kasih yang dilakukan oleh para Bruder BSMP berlandaskan pada cinta Kristus. Para Bruder BSMP senantiasa terinspirasi dengan semangat dan pelayanan Ibu Teresa “ do the small things with great love”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s